Tips Mengajarkan Kebersihan Kamar Mandi pada Anak

Pepatah mengatakan bahwa buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Begitu juga dengan dengan perilakunya pun juga begitu. Keluarga merupakan pendidikan yang pertama bagi seorang anak, oleh karena itu  pastikan Anda mencontohkan kebiasaan dan perilaku yang baik di depan anak. Terutama masalah kebersihan.

Menjaga kebersihan kamar mandi merupakan suatu hal yang sangat penting dan wajib untuk diajarkan kepada buah hati Anda. Agar anak terbiasa dengan kebiasaan menjaga lingkungan agar tetap bersih. Terutama menjaga kebersihan kamar mandi. Kamar mandi merupakan tempat utama yang harus dijaga kebersihannya di dalam rumah karena akan ada banyak bakteri dan kuman yang bersarang disana.

Bukan tidak mungkin bakteri dan kuman penyebab penyakit dapat menyerang buah hati Anda dan keluarga jika tidak dibersihkan. Oleh karena itu, pastikan Anda membersihkan kamar mandi secara rutin setiap hari agar kebersihan kamar mandi dapat tercipta di dalam rumah.

Penting bagi Anda sebagai orang tua untuk mengajarkan kebersihan kamar mandi pada anak semenjak dini. Nah, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan kepada Anda beberapa tips mengajarkan kebersihan kamar mand pada anak yang dapat Anda praktekkan dirumah.

Mengajarkan Kebersihan Kamar Mandi pada Anak

Sebelum mengajarkan untuk menjaga kebersihan kamar mandi pada anak. Pastikan Anda sudah menjaga dan merawat kamar mandi dengan baik terlebih dahulu sebagai orang tua. Setelah Anda dan keluarga tahu cara menggunakan dan menjaga kebersihan kamar mandi dengan benar baru Anda bisa menularkan kebiasaan baik itu pada anak.

Nah, berikut akan kami jelaskan beberapa tips mengajarkan kebersihan kamar mandi pada anak baik dirumah ataupun pada saat berada di toilet umum. Langsung saja mari kita simak ulasannya.

  • Ajari Anak untuk Menyiram WC atau Kloset

Hal pertama yang harus Anda ajarkan kepada anak adalah menyiram kloset WC dengan air secukupnya setiap kali habis digunakan. Hal ini sangat penting dilakukan karena bila tidak akan timbul bau yang menandakan ada kuman Escherichia coli atau kuman pembusuk yang menimbulkan gas H2S.

  • Gunakan Air, Bukan Tisu Untuk Membersihkan Diri

Setelah itu pastikan Anda mengajarkan anak untuk menggunakan air untuk membersihkan diri dan gunakan sapu tangan atau lap untuk mengeringkan. Caranya adalah ajari dan minta anak perempuan Anda untuk membasuh kemaluannya dari arah depan ke belakang setelah buang air besar. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari feses yang mengandung kuman penyakit masuk ke liang vagina dan memicu timbulnya infeksi.

  • Jangan meletakkan barang-barang di Kamar Mandi

Ajari buah hati Anda untuk tidak meletakkan barang di kamar mandi misalnya seperti mainan atau baju di atas lantai kamar mandi. Hal ini karena benda-benda di atas lantai kamar mandi bisa menjadi sumber bau tak sedap, selain itu juga dapat menjadi sarana penyebaran kuman penyakit.

  • Hindari penggunaan bersama alat mandi

Selalu ajarkan kepada anak Anda untuk tidak menggunakan alat mandi secara bersama misalnya seperti sikat gigi dan handuk. Terutama berbagi menggunakannya dengan orang yang sedang atau baru sembuh dari sakit.

  • Ajari untuk Mencuci Tangan dengan Air Bersih

Selanjutnya, pastikan Anda mengajarkan anak Anda untuk mencuci tangan dengan air setiap kali selesai menggunakan kamar mandi. Cara mencuci tangan dengan benar adalah sebagai berikut.

  • Pertama, basahi tangan dengan menggunakan air hangat yang mengalir, setelah itu gunakan sabun  batang atau cair lalu gosok hingga berbusa.
  • Gosok kedua tangan dengan sabun kurang lebih selama 15 detik. Pastikan Anda mengajarkan anak untuk menggosok semua permukaan termasuk bagian belakang tangan, pergelangan tangan, bagian di antara jari dan di bawah kuku jari.
  • Kemudian setelah itu, bilas dengan baik menggunakan air bersih.
  • Keringkan tangan dengan handuk bersih atau tisu yang dapat dibuang, pastikan membuangnya di tempat sampah.

Itu dia beberapa tips mengajarkan kebersihan kamar mandi pada anak. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *